LAZISMU ACEH DATA CALON MUSTAHIK

Banda Aceh – Lazismu Aceh menjelang akhir tahun 2017 ini melakukan pendataan langsung ke rumah-rumah warga masyarakat yang teridentifikasi sebagai mustahik. Beberapa lokasi yang diobservasi langsung oleh petugas Lazismu menunjukkan bahwa masih sangat banyak warga kota Banda Aceh yang perlu mendapat perhatian serius karena kondisi ekonomi yang tidak stabil.

Dalam bulan Desember ini, petugas Lazismu mendata setidaknya 14 warga miskin yang membutuhkan bantuan pendidikan bagi anak-anak mereka di tingkat Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA). Dari sejumlah calon penerima bantuan tersebut, Lazismu telah melakukan tatap muka langsung untuk melihat keadaan dan mencatat kebutuhan mereka. Kebutuhan yang diidentifikasi hampir rata-rata pengadaan seragam sekolah, perlengkapan sekolah, sepatu, dll.

Direktur Badan Eksekutif Lazismu Aceh, Ikbal Ramzani, SE yang langsung turut serta terjun ke lapangan untuk melihat kondisi sebenarnya mengatakan bahwa kondisi masyarakat secara umum yang terlihat tidak sesuai dengan keadaan masyarakat sebenarnya jika kita langsung mendatanginya. Daerah perkotaan merupakan kamuflase yang mengelabui mata, terlihat indah dan ramai, tetapi sebagian besar warga sebenarnya masih hidup di bawah garis kemiskinan. Hal ini dapat kita saksikan betapa anak-anak warga Banda Aceh di pinggiran kota masih sangat kesulitant dari aspek ekonomi.

“Berdasarkan peninjauan lapangan, masyarakat miskin kota di Banda Aceh masih banyak yang mengeluh dengan biaya pendidikan khususnya anak-anak yang sekolah di swasta. Dan ini perlu perhatian secara serius untuk ini”, demikian Ikbal menjelaskan.

Ikbal juga mengatakan bahwa selama ini Lazismu mendapat kepercayaan dari para muzakki yang menitipkan ZIS mereka kepada Lazismu dan menyalurkannya secara tepat sasaran kepada mustahik melalui proses pendataan yang benar. “Kita harus yakin benar bahwa para mustahik adalah orang yang benar dan tepat menurut indikator mustahik yang masuk dalam kategori asnaf yang 8 itu”, kata Ikbal menambahkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *